MOJOKERTO – Pimpinan Cabang (PC) NU Care LAZISNU Kabupaten Mojokerto secara resmi merilis data statistik capaian penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) selama bulan Ramadhan 1447 H. Melalui sistem pelaporan terpadu, terlihat dinamika kedermawanan warga Nahdliyin yang tersebar di 18 Kecamatan.
Data ini tidak hanya sekadar angka, namun menjadi potret militansi dan keaktifan pengurus UPZIS di tingkat MWCNU hingga Ranting dalam menggerakkan kedermawanan umat.
Statistik Capaian: Ranking Perolehan per Kecamatan
Berikut adalah urutan peringkat perolehan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dari seluruh 18 UPZIS MWCNU selama Ramadhan 1447 H, diurutkan berdasarkan nominal perolehan tertinggi:
| Ranking | Kecamatan | Total Perolehan (Rp) | Jumlah Muzakki/Munfiq |
|---|---|---|---|
| 1 | Dawar Blandong | Rp1.449.485.000 | 31.101 orang |
| 2 | Trawas | Rp1.246.618.000 | 25.389 orang |
| 3 | Pungging | Rp520.000.000 | 7.503 orang |
| 4 | Jatirejo | Rp450.335.500 | 6.928 orang |
| 5 | Kemlagi | Rp357.210.000 | 6.085 orang |
| 6 | Gedeg | Rp237.090.000 | 6.471 orang |
| 7 | Dlanggu | Rp215.144.000 | 3.221 orang |
| 8 | Sooko | Rp212.928.000 | 4.176 orang |
| 9 | Pacet | Rp166.620.000 | 3.502 orang |
| 10 | Jetis | Rp164.875.000 | 3.502 orang |
| 11 | Gondang | Rp142.155.000 | 3.159 orang |
| 12 | Mojoanyar | Rp142.155.000 | 3.159 orang |
| 13 | Trowulan | Rp142.050.000 | 3.490 orang |
| 14 | Ngoro | Rp120.500.000 | - |
| 15 | Kutorejo | Rp97.745.000 | 1.445 orang |
| 16 | Bangsal | Rp69.577.500 | 1.074 orang |
| 17 | Mojosari | Rp40.335.000 | 872 orang |
| 18 | Puri | Rp33.510.000 | 769 orang |

Evaluasi dan Motivasi Gerakan
Ketua LAZISNU PCNU Mojokerto menegaskan bahwa perbedaan angka perolehan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari jumlah penduduk, kesadaran berzakat, hingga keaktifan petugas lapangan (Amil) dalam menjemput bola.
"Selamat kepada UPZIS Dawar Blandong yang tahun ini melesat tajam melampaui angka satu miliar rupiah. Ini adalah bukti bahwa jika organisasi bergerak secara masif, potensi umat sangat luar biasa," ungkapnya.
Beliau juga memberikan pesan penyemangat bagi UPZIS MWCNU yang perolehannya masih di bawah rata-rata. "Ranking ini bukan untuk membandingkan siapa yang paling kaya, tapi sebagai bahan evaluasi bersama. Wilayah yang perolehannya masih minim perlu melakukan penguatan struktur di tingkat ranting dan memperluas sosialisasi program kepada masyarakat."
Penyaluran yang Akuntabel
Meskipun terdapat perbedaan jumlah penghimpunan, LAZISNU menjamin bahwa seluruh dana telah disalurkan kembali kepada para mustahiq sesuai prinsip syar’i di wilayah masing-masing. Total penerima manfaat di seluruh Kabupaten Mojokerto pada periode ini mencapai 61.400 jiwa, sebuah angka yang nyata dalam membantu pengentasan kemiskinan dan pemenuhan kebutuhan dasar warga saat Idul Fitri.
Mari kita jadikan data ini sebagai cambuk semangat untuk terus berkhidmah. Semoga di Ramadhan tahun depan, seluruh MWCNU di Kabupaten Mojokerto mampu mengoptimalkan potensi ZIS demi kemandirian jam'iyah.